Kamis, 09 Agustus 2012

CONTOH INTERVENSI KEPERAWATAN


INTERVENSI KEPERAWATAN

Nama Pasien               : Ny. “Y”                                 Dx Medis        : Fraktur
Jenis Kelamin              : Perempuan                            No MedRec    : 086212
No Kamar/Bed            : Bangau 1/1                            Hari/Tanggal   : Jum’at, 13 Juli 2012

No
Diagnosa Keperawatan
Jam
Tujuan (SMART)
Rencana Keperawatan
Rasional
Paraf
1
Gangguan rasa nyaman (nyeri) berhubungan dengan fraktur
08.00
Setelah dilakukan askep  3x24 jam ras nyeri dilengan bawah berkurang. Dengan kriteria hasil :
·         Klien mengatakan nyeri berkurang
·         Klien tidak tampak meringis kesakitan lagi
·         Skala nyeri <6
Mandiri
1.      Kaji skala nyeri, lokasi, serta karakteristik nyeri
2.      Pertahankan imobilisasi bagian yang sakit
3.      Tinggikan ekstramitas yang terkana

4.      Lakukan tindakan untuk meningkatkan kenyamanan
5.      Anjurkan penggunaan tekhnik manajemen nyeri
6.      Kolaborasi dengan tim medis

1.      Pengkajian nyeri merupakan dasar bagi intervensi keperawatan

2.      Mengurangi rasa nyeri


3.      Meningkatkan aliran balik vena, mengurangi edema/nyeri
4.      Meningkatkan sirkulasi umum, menurunkan kelelahan otot
5.      Mengalihkan perhatian terhadap nyeri


6.      Terapi medis untuk mengurangi rasa nyeri

2
Gangguan aktivitas berhubungan dengan keadaan umum lemah
08.30
Setelah dilakukan askep 3x24 jam aktivitas klien terpenuhi. Dengan kriteria hasil :
·         Klien tidak kesulitan melakukan aktivitas
·         Klien tidak lemas
Mandiri
1.      Kaji TTV


2.      Dekatkan benda-benda yang dibutuhkan klien
3.      Bantu aktivitas klien

4.      Libatkan keluarga dalam proses penyembuhan


5.      Ciptakan lingkungan yang traupetik

1.      Untuk mengetahui perkembangan klien

2.      Klien dapat dengan mudah mengambil benda yang dibutuhkan

3.      Dapat meringankan aktivitas yang tidak bisa dilakukan klien
4.      Keluarga dapat membantu kebutuhan yang tidak bisa dilakukan klien


5.      Lingkungan yang traupetik mempercapat proses penyembuhan

3
Insomnia berhubungan dengan nyeri
09.00
Setelah dilakukan askep 3x24 jam pasien dapat tidur dengan nyenyak. Dengan kriteria hasil :
·         Klien tidur nyenyak, dan tidak terbangun lagi
·         Mata klien tidak tampak sayu
1.      Tentukan kebiasaan tidur biasanya
2.      Berikan tempat tidur yang nyaman

3.      Dorong beberapa aktivitas fisik ringan selama siang hari
4.      Anjurkan klien minum susu hangat sebelum tidur



5.      Ciptakan lingkungan yang traupetik
6.      Gunakan pagar tempat tidur sesuai indikasi
1.      Untuk mengidentifikasi tindakan yang tepat
2.      Meningkatkan kenyamanan tidur serta dukungan fisiologis/psikologis
3.      Aktivitas disiang hari dapat mebantu pasien menggunakan energi dan siap untuk tidur pada malam hari
4.      Susu mempunyai kualitas soporfik meningkatkan sintetis serotonin, neurotransmiter yang membantu pasien tidur lebih lama
5.      Memberikan situasi yang kondusif untuk tidur
6.      Pagar tempt tidur memberikan keamanan sewaktu tidur


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar